Cara Daftar Kartu Indonesia Pintar (KIP)

By Dewi Sulistiawaty - Desember 13, 2018

Program Indonesia Pintar
Kartu Indonesia Pintar – Di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Jika tubuh kuat dan jiwa sudah sehat, maka akan lebih lengkap lagi jika berilmu. Eits, berilmu di sini bukannya memiliki ilmu hitam dan kawan-kawannya ya XD Berilmu ini maksudnya memiliki pengetahuan yang luas, bisa membaca, menulis dan ilmu pengetahuan lainnya. Caranya? Ya belajar, bersekolah.

Aku mau belajar, tapi bagaimana jika tidak ada uang untuk bersekolah? Kan butuh biaya untuk membeli sepatu, baju seragam, buku-buku dan peralatan sekolah lainnya, belum lagi kalo letak sekolahnya jauh, butuh ongkos juga. Semua itu tidak murah, Ferguso! Mungkin hal inilah yang terlintas dipikiran anak-anak yang hidup di bawah garis kemiskinan. Dimana untuk bisa makan saja mereka mesti berjuang, boro-boro mikirin biaya untuk sekolah :(

Alhamdulillah, pemerintah tidak tinggal diam melihat hal ini. Jika Kemenkes giat menggalakkan program hidup sehat bagi seluruh masyarakat, serta menurunkan angka stunting di Indonesia, dan KPPPA yang terus menggenjot masyarakat untuk berperan serta dalam pemenuhan hak anak, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemdikbud) menerjunkan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk meningkatkan lagi pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu dan juga yang rentan miskin.


Sebenarnya PIP sudah lama diluncurkan, tepat sejak tahun 2014 silam. Melalui Kartu Indonensia Pintar (KIP) bantuan tunai diberikan pada anak-anak yang berusia 6 sampai 21 tahun dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sebagai identitas untuk mendapatkan manfaat PIP. Dengan bantuan yang diberikan, diharapkan dapat membantu meringankan biaya operasional pendidikan, mencegah agar siswa tidak sampai putus sekolah, serta mendorong siswa untuk meneruskan pendidikannya hingga jenjang menengah atas. Jadi, nggak ada lagi alasan anak-anak tidak bisa bersekolah atau putus sekolah karena masalah ekonomi.

Fyi, nih, ternyata PIP tidak saja diberikan bagi anak-anak didik di sekolah lho, tapi juga diberikan untuk peserta didik Pendidikan Kesetaraan Paket A/B/C. Nah, makanya bantuan yang diberikan berlaku hingga usia 21 tahun ya. Jadi secara garis besar bisa dilihat tujuan Program PIP adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa <3

Cara Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar 

Credit by atrbpn.go.id
Bagi keluarga kurang mampu dan rentan miskin yang belum terdaftar sebagai peserta KIP, dapat mendaftarkan diri sebagai Calon Penerima KIP di satuan pendidikan formal/ non formal. Nanti di satuan pendidikan tersebut akan diseleksi calon peserta yang benar-benar membutuhkan, seperti keluarga dari Program Keluarga Harapan, pemegang KKS, serta keluarga kurang mampu dan rentan miskin.

Penting diketahui bahwa penerima KIP harus terdaftar sebagai peserta didik di lembaga pendidikan formal (SD/ SMP/ SMA/SMK) atau non formal (PKBM/ SKB/ LKP), serta KIP nya harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lembaga pendidikan. Untuk mendapatkan KIP, keluarga yang ingin mendaftar harus membawa Kartu Keluarga dan KKS atau Surat Keterangan dari RT/RW/Lurah/ Kades yang menyatakan bahwa anak adalah anggota keluarga KKS ke tempat anak bersekolah.

Nanti sekolah akan mencatat informasi anak tersebut ke dalam formulir pendaftaran calon penerima KIP, dan mengirimkannya ke Dinas Pendidikan atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ Kota setempat. Bagi sekolah yang berada di bawah naungan Kemdikbud, maka sekolah wajib memasukkan informasi siswa ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Tinggal menunggu proses dari Kemdikbud/ Kemenag deh.

Nanti jika proses verifikasi sudah selesai dari Kemdikbud, Kemenag, dan Kemnakertrans, serta SK Penetapan Penerima Manfaat PIP diterbitkan, maka daftar penerima akan dikirimkan ke bank penyalur yang ditunjuk. Diknas pun akan segera mengirimkan daftar Penerima Manfaat PIP ke sekolah.

Nah, di sini baru deh sekolah akan menginformasikan pada calon Penerima Manfaat PIP (biasanya pada orang tua peserta didik) dimana lokasi dan waktu pengambilan dana bantuan, berdasarkan pemberitahuan dari Diknas tadi. Jangan lupa membawa surat pemberitahuan yang diberikan oleh pihak sekolah saat datang ke lokasi pengambilan dana PIP ya. Ini penting sebagai bukti bahwa kamu (anak) adalah Penerima Manfaat PIP yang sah.

Pembatalan Kartu Indonesia Pintar

Ternyata KIP bisa dibatalkan jika peserta didik tidak terdaftar lagi di dalam Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT). Pemanfaatan PBDT berfungsi untuk memperoleh informasi terkini rumah tangga dan individu, yang dapat digunakan sebagai basis penetapan sasaran kepesertaan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan pada skala nasional dan daerah.

Jadi jika terdapat informasi bahwa keluarga tersebut tidak lagi terdata sebagai keluarga tidak mampu, maka KIP nya bisa dibatalkan. Ini agar dana bantuan yang diberikan bisa disalurkan pada keluarga lain yang lebih membutuhkan, serta agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran.

Pembatalan KIP juga bisa dilakukan jika Diknas menerima laporan dari pihak sekolah pada bahwa peserta didik atau Penerima Manfaat PIP meninggal dunia, putus sekolah, tidak diketahui keberadaannya, atau menolak menerima KIP. Nanti Diknas akan melakukan validasi terhadap kebenaran informasi tersebut. Jika terbukit valid, Diknas akan melaporkan ke direktorat terkait untuk pembatalan KIP. Jika SK telah terbit dari kementerian, maka dana PIP akan dikembalikan ke kas negara berdasarkan rekomendasi SK Pembatalan.

Yuk, Cairkan Dana PIP

Tahun 2018 ini Kemdikbud telah menyalurkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) ke sekitar 16,8 juta siswa dari total 17,9 juta Penerima Manfaat PIP di Indonesia. Bagi Penerima KIP bisa langsung mencairkan dana KIP melalui buku tabungan masing-masing secara kolektif di bank penyalur. Tidak ada pemotongan dana dalam bentuk apapun ya. Tidak ada biaya administrasi perbankan, serta saldo minimal dalam rekening tabungan bisa sampai 0 rupiah.

Program Indonesia Pintar (PIP) secara perlahan memperlihatkan hasilnya. Salah satu contohnya adalah dari siswa bernama Alam Ageng Sampurno. Alam merupakan siswa SMAN2 Bengkulu Selatan, kelas XI MIPA 3. Alam berhasil meraih prestasi yang membanggakan di tingkat internasional. Dia meraih medali perunggu dalam ajang Internasional Young Investor Awards (IYIA) yang diadakan di Sanur, Bali, 19-22 September 2018. Lomba tersebut diikuti para siswa berprestasi dari 32 negara. Alam adalah siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP).

Itu baru satu contoh siswa penerima KIP yang berhasil meraih prestasi. Masih ada lagi beberapa siswa lainnya, seperti Lena dari SMAN 1 Sampanahan Kotanaru, Banjarmasin dan M. Salim Jindan, siswa kelas XII SMAN 5 Palembang. Hampir semua siswa penerima KIP mengatakan bahwa mereka sangat terbantu dengan dana bantuan yang didapatkan dari Program Indonesia Pintar. Ini membuktikan bahwa PIP sangat bermanfaat bagi anak-anak sehingga mereka bisa mencapai cita-citanya, untuk masa depan yang lebih cerah.

Bagi keluarga yang kurang mampu atau rentan miskin bisa ikutan Program Indonesia Pintar ini. Jika ada kendala di lapangan bisa laporkan ke Unit Pengaduan Masyarakat (UPM) Direktorat Pembinaan SD di nomor telepon: (021) 5725638, Fax. (021) 5725644, HP: 082298973998, 082298973995, 081316633646, 085604618473, 081219333995, 089507113912, dan 081310705645.

Bisa juga layangkan email ke pipsd@kemdikbud.go.id atau pengaduan tertulis ke alamat:

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar
up. Kasubdit Peserta Didik
Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar
Kompleks Kemdikbud, Gedung E Lantai 17
Jl. Jenderal Sudirman – Senayan, Jakarta Pusat 10270

Credit by bappenas.go.id



Referensi:
indonesiapintar.kemdikbud.go.id
kominfo.go.id
moneysmart.id
jpnn.com



  • Share:

You Might Also Like

42 comments

  1. Alhamdullilah ada kartu indonesia pintar bisa membantu anak bangsa meraih cita cita.

    Cara daftar mudah dan cara mencairkan dana juga mudah. Jadi semangat belajar

    BalasHapus
  2. Aku ada saudara yg terdaftar sbg penerima bantuan melalui KIP, skrg SMP kelas 3, lg galau dia krn terancam gk bs lanjut sekolah SMA krn ekonomi, bisa ttp dpt KIP gk ya di SMA nanti

    BalasHapus
  3. Info kayak gini penting disebarin supaya banyak KKS ttp bisa sekolahin anaknya ya mba

    BalasHapus
  4. Makasih infonya mba, aku bisa infokan ini ke beberapa orang yang memang membutuhkan KIP, agar bisa tetap sekolah

    BalasHapus
  5. DEngan adanya ini para anak darikeluarga tidak mampu jadi sangat terbantu sekali ya, semoga program ini lancar terus tanpa hambatan.

    BalasHapus
  6. Semoga program pemerintah yang satu ini bisa merata dan membantu anak-anak untuk tetap semangat sekolah dan belajar dengan baik.

    BalasHapus
  7. Setuju sama mama Karla.
    Ini layak banget di sosialisasikan demi pemerataan pendidikan

    BalasHapus
  8. Informasi bermanfaat kayak gini harus selalu di share ya mba, biar orang2 pada tau program pemerintah yang bisa mereka gunakan.
    Masih banyak anak-anak yang terpaksa putus sekolah karena biaya.
    PAdahal bisa saja mereka menggunakan fasilitas yang sudah disiapkan pemerintah kayak KIP :)

    BalasHapus
  9. kIp ini progran nya pak jokowi bukan sih? Bagus sih programnya..jadi sekolah bisa gratis.ak fikir sampai usia 21 th itu bisa utk sampai kuliah ternyata utk yg program oaket

    BalasHapus
  10. aku kepikiran pengen bikin sih, tapi katanya gak boleh. hehe... yaudah ga jadi bikin

    BalasHapus
  11. Mbak bagus banget informasinya. Harus banyak di sosialisasikan karena tidak banyak orang mengetahui KIP ini

    BalasHapus
  12. Ini program nya bagus ya mba merata semoga terus berlanjut Dan tersebar ke bbrapa daerah jd semuanya bisa mnikmati

    BalasHapus
  13. Pas jaman aku masih SMK, belum ada Kartu Indonesia Pintar deh kayaknya. Tapi kadang lumayan terbantu dengan bantuan dari pemerintah karena aku dulu sekolah di SMK swasta.

    BalasHapus
  14. Makasih infonya ya mbk. Alhamdulillah dpet info kayak gini. Jd klok ada yg tanya soal ini aku bisa bantu jawab.

    BalasHapus
  15. Semoga program ini diteruskan di kabinet selanjutnya, siapapun presiden terpilih nanti

    BalasHapus
  16. Semoga bisa berjalan dengan baik. Programnya udah bagus. Bisa membuat siapapun berhak mendapatkan pendidikan di sekolah

    BalasHapus
  17. Aku setuju jika peogram kartu indonesia pintar ini dipertahankan

    BalasHapus
  18. Di jogja, Temen2 anakku yg belum punya KIP tetap bisa dapat dana bantuan pakai KMS. Alhamdulillah jumlahnya lumayan :)

    BalasHapus
  19. Biar jadi lebih pintar ya sis:) eh iya aku juga gak ngerti loh cara daftarnya, untung aja ada temen yang baik hati mau nulis di blog kaya gini (traktir sama Awan)

    BalasHapus
  20. pendaftara KIP ini bebas atau ada waktunya, mba?

    BalasHapus
  21. Info yg manfaat nih. Boleh ya bunda share linknya ke anaknya Mbak yang m
    Pinter tp gak punya biaya utk sekolah. Mksh

    BalasHapus
  22. Semoga semakin banyak anak yg terbantu bisa sekolah dgn baik sampai cita2nya bisa diraih ya..

    BalasHapus
  23. Lengkap banget ulasannya mbak! Pas banget aku lagi cari info ini buat temenku yg bingung mau buat.

    Nanti aku share postingan ini deh :)

    BalasHapus
  24. Baru tau, nih. Demi Indonesia makin maju, ya. Ke depannya, kalau bisa, bahkan untuk sampai tingkat perguruan tinggi.

    BalasHapus
  25. Mudah ya mbak cara daftarnya. Semoga dapat menjadi solusi untuk anak anak yang kurang beruntung sehingga tetap dapat mengenyam pendidikan.

    BalasHapus
  26. Alhamdulillah ya ada KIP, jadinya banyak siswa terbantu dan drama putus sekolah pun bisa berkurang, semoga program ini terus berjalan siapa pun presidennya

    BalasHapus
  27. Dengan KIP enggak ada alasan lg enggak sekolah
    Semua bisa sekolah

    BalasHapus
  28. Aku ingat sekali redaksi dari sebuah koran bahwa "Orang miskin dilarang sekolah."
    Dengan adanya KIP, aku berharap...pendidikan tidak lagi hanya dinikmati oleh orang-orang mampu saja, namun juga bagi anak-anak yang kurang mampu.

    BalasHapus
  29. wahh infonya sangat membantu ini mba jika tersebar banyak yang belum tau tentang kartu ini, semoga anak-anak bangsa dengan adanya program ini bisa melanjutkan sekolahnya sampai SMA yah mba... Aminnn

    BalasHapus
  30. Namun sayangnya adanya kartu pintar pun masih rentan resiko ya. Tim survey hanya melihat fisik bangunan rumah misalnya ktika disurvey pdhl itu rumah milik keluarga bukan milik sendiri.

    BalasHapus
  31. Aku gak bisa daftar yaaa.. hehe... biar mereka yang lebih butuh aja yang daftar.

    BalasHapus
  32. Semangaaaat...mari kita majukan program pendidikan di Indonesia, khususnya mereka yang membutuhkannya

    BalasHapus
  33. Wouw sukaa banget dengan programnya, ini sangat membantu anak2 yang ingin bersekokah khususnya yang tinggal di daerah. Ini seluruh Indonesia kan mba? Gak hanya daerah tertentu? Ijin share yah mba

    BalasHapus
  34. Keponakanku dapat Kartu Indonesia Pintar ini. Tapi semua diurus sekolah. Paling minta data2 gitu. Semoga anak2 yg kurang mampu bisa tetap melanjutkan pendidikan

    BalasHapus
  35. Wah, noted deh. Nanti saya rekomendasikan ke temen yang pernah nanya :)

    BalasHapus
  36. Semoga program pemerinta ini merata dan banyak bermanfaat bagi anak-anak yang membutuhkan ya, aamiin

    BalasHapus
  37. semoga programnya merata ya mba ke seluruh lapisan demi pendidikan anak-anak Indonesia

    BalasHapus
  38. Kayaknya di tempatku blm ada sosialisasi tentang kartu Indonesia pintar ini deh, uni. Tapi di sekolah anakku tiap thn dpt dana bos. Biasanya dpt potongan langsung pas byr spp,nggak dicairkan sendiri. Tp ya lumayan lah, bisa terbantu

    BalasHapus
  39. Noted. Info penting nih kak. Makasih sharingnya ya kka 😘😘

    BalasHapus
  40. Thanks untuk informasinya ya. Di daerah sekitar rumahku masih banyak anak yang membutuhkan Kartu Indonesia Pintar ini namun tidak tau caranya. Semoga aku bisa ikut bantu untuk mensosialisasikannya ke mereka.

    BalasHapus
  41. Infonya bagus nih, aku bantu share ya untuk anak-anak yang berprestasi tapi nggak mampu

    BalasHapus
  42. Semoga anak-anak yang membutuhkan bisa terbantu dengan baik dengan program ini, banyak banget anak-anak yang sebenarnya bisa berprestasi tapi terkendala biaya..

    BalasHapus