Rabu, 22 November 2017

GO-BOX dan Fitur Lainnya di Aplikasi GOJEK


Jujur ya, kemajuan teknologi telah memanjakan saya (dalam artian positif ya). Gimana nggak, semua bisa  saya dapatkan dengan cara yang mudah, waktu yang cepat, dan murah pula. Cari informasi, tinggal buka hape, browsing, klik, dan tadaa….semuanya tersedia di sana. Mau pergi ke suatu tempat, tinggal buka aplikasi ojek online (kalau saya biasanya menggunakan Apps Gojek), klik arah tujuan, dan transportasi yang diinginkan pun akan menjemput dan mengantarkanku hingga ke tempat yang ingin dituju. 

Laper? Mau makan tapi lagi mager atau sibuk. Tinggal klik Go-Food di Apps Gojek, makanan pun akan sampai ke kita. Capek, mo dipijit? Rumah kotor tapi nggak sempat bersihin? Mau belanja tapi nggak punya waktu, mau ngirim paket tapi nggak pake lama, atau mau pindahan tapi bingung perabotan diangkut pake apaan? Sekarang semuanya mudah didapatkan kok! Dalam satu aplikasi saja, semuanya bisa dilakukan. Makanya gimana nggak serasa dimanja kaaan :D


Bisa dibilang, saya benar-benar terbantu dengan kehadiran berbagai mobile application ini. Contoh umumnya, yang hampir tiap hari saya gunakan yaitu Go-Ride. Driver Gojek membantu saya menembus macetnya lalu lintas di ibukota Jakarta, dengan berkendara melalui ‘jalan-jalan tikus’, agar saya bisa tiba di tempat tujuan tepat waktu. Mana saya bisa dapat tarif murah pula kalau bayarnya pakai Gopay, hehe….

Contoh lainnya adalah saat adik saya lagi butuh banget pakaian batik untuk anaknya, karena akan dipakai keesokan paginya. Kebetulan saya punya pakaian batik yang dibutuhkannya. Namun adik saya baru ingat dan menelpon malam-malam. Duh, mana saya lagi kejar tayang menyelesaikan pe er yang deadline hari itu. Adik saya pun nggak bisa ke rumah karena anaknya yang paling bontot sudah tidur, dan nggak bisa ditinggal, sedangkan suaminya belum pulang dari kantor. Akhirnya kita pakai jasa Go-Send. Nggak sampai hitungan jam, pakaian batik saya sudah sampai di rumah adik saya. Senangnyaaa ^_^

Oya, ini cerita-cerita saya dengan memanfaatkan salah satu aplikasi yang saya sering pake, yaitu Gojek. Ini bukan cerita asal ngarang aja ya, tapi beneran, karena saya memang pelanggan setia Gojek. Jadi semacam testimoni gitu, eh lebih ke review kali ya, karena ulasannya lumayan panjang untuk sebuah testimoni, wkwkwk. Sejak Gojek hadir di Indonesia, awalnya saya ragu menggunakannnya, dengan alasan keamanan. Tapi setelah mencoba sekali, malah jadi candu, hehe….

Waktu pertama kali Aplikasi Gojek muncul, yang ada di dalam aplikasi tersebut baru fitur untuk order ojek motor dan mobil – kalau nggak salah ya, soalnya sudah lama juga, sudah 7 tahun yaa :D Seiring dengan berjalannya waktu, hadir fitur-fitur lainnya, seperti Go-Food untuk jasa order makanan, Go-Send, Go-Mart, Go-Box, Go-Massage, Go-Clean, Go-Glam, Go-Tix, bahkan terus ditambah lagi dengan Go-Med, Go-Shop, Go-Pulsa, Go-Shop, Go-Bills, Go-Auto, dan Go-Busway.

Yang paling sering saya gunakan adalah Go-Ride dan Go-Car, karena memang saya sering menghadiri undangan acara yang tempatnya kadang jauh dari jalan raya, dan tidak terjangkau sama moda transportasi umum lainnya. Banyak cerita yang saya dapatkan saat berkendara dengan driver Gojek, karena masing-masing memiliki sifat dan sikap yang berbeda-beda. Ada yang pendiam, ada yang ramah dan baiknya kebangetan, ada yang ngajak ngobrol mulu, dan ada juga yang curhat, wkwkwk…

Fitur lainnya yang lumayan sering saya pakai adalah Go-Food dan Go-Send. Tahu sendirilah kenapa saya sering menggunakan Go-Food ya, hehe…iya, karena saya lagi mager, tapi alasannya sih sibuk XD Sedangkan Go-Send, biasanya karena seperti cerita di atas, butuh barang yang musti dikirimkan ke saudara atau teman, tapi gak pake lama. Fitur-fitur yang lain hanya sesekali saja saya manfaatkan.

Oya, mungkin ada diantara kamu yang kurang percaya mengirimkan paket lewat Go-Send ya. Selama ini, saat order Go-Send, paket yang saya kirim atau paket yang dikirimkan ke saya, sampai dengan selamat di rumah atau tempat tujuan saya. Yang penting, tulis alamat dengan lengkap, kalau perlu beri keterangan detil agar driver tidak susah mencari alamat kita atau alamat yang dituju. Nanti ada item deskripsi juga kok yang harus diisi, mengenai info pengirim dan penerima, agar driver bisa melakukan kontak, bila ada perlu.

Eh atau kamu kurang percaya mengirimkan paket kamu yang berharga, seperti gadget atau dokumen gitu ya? Tenang, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap paket kamu, dijamin pihak Gojek akan menggantinya, dengan sejumlah nilai seharga paket tersebut. Insya Allah selama ini sih aman ya, karena saya pernah mengirimkan dokumen penting ke teman saya, dan dokumen tersebut selamat sampai di tangan teman saya. Biasanya perjalanan driver-nya saya pantau via aplikasi Gojek, untuk melihat sudah sampai dimana driver tersebut.

Nah, yang belum pernah saya coba adalah Go-Box nih! Karena selama Gojek hadir, saya belum pernah pindah atau memerlukan jasa pengiriman barang pake Go-Box. Namun rencananya nggak lama lagi saya akan membeli rumah, dan tentu butuh jasa antar barang ini untuk mengangkut semua perabotan yang ada. Makanya, saya pun coba mengecek, bagaimana cara menggunakan fitur yang satu ini. Bagaimana dengan tarifnya, apakah mahal atau murah seperti fitur-fitur lainnya, hehe…


Saat membuka fitur Go-Box di Aplikasi Gojek, ada 4 jenis kendaraan yang bisa dipilih, yaitu mobil Pick Up dengan bak terbuka dan tertutup, serta mobil engkel dengan bak terbuka dan tertutup. Seperti biasa, kita tinggal tulis lokasi penjemputan barang dan tujuan pengiriman barang tersebut. Setelah itu isi detail barang yang mau diantar. Di dalam fitur ini juga ada fitur tambahan, jika kita ingin meminta tambahan bantuan orang untuk mengangkat barang, dengan tarif 50.000 rupiah/ orang. Jika ingin barang tersebut diasuransikan, bisa isi bagian insurance yaa, kalau nggak juga nggak apa-apa. Trus tentukan, apakah barang akan diantarkan saat itu juga, atau mau dijadwalkan, tinggal setting aja jadwalnya sesuai keinginan kita.


Seperti biasa, penggunaan fitur ini sangat mudah dipahami, tinggal isi dengan benar lokasinya, trsu ikuti saja petunjuk yang ada di fitur tersebut. Saya pun coba mengecek, tarif Go-Box menggunakan mobil Pick Up dengan bak terbuka, dengan jarak pengiriman 38,22 Km (dari Jakarta Selatan ke Bekasi), maka tarifnya adalah 375.500 rupiah. Saya nggak tau, tarif ini termasuk murah atau mahal ya, karena memang belum pernah pakai jasa kendaraan untuk pindah. Tapi jika dibandingkan dengan jasa Go-Ride sepertinya ongkos kirimnya lumayan murah menurut saya ya :) Pas diakhir transaksi, ada bagian “Discount Code” juga yang bisa digunakan, plus kalau pake Gopay, maka tarifnya akan lebih murah lagi. Banyak banget diskonnya yaa :D




Yang saat ini lagi saya kumpulkan adalah Go-Point. Iyap, setiap menggunakan jasa Gojek, apapun itu, bakal dapat point lho. Semakin besar tarif jasa yang kita gunakan, maka semakin tinggi pula peluang untuk mendapatkan point dengan angka yang besar. Point ini didapatkan dengan cara memutar lucky draw yang ada di aplikasi tersebut. 1 kali penggunaan jasa atau fitur di Gojek, maka kita mendapat kesempatan memutar lucky draw sekali. Nantinya point-point tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai produk atau jasa gitu. Misalnya 90 point bisa ditukarkan dengan produk Nature-e, atau dengan produk asuransi, laundry, atau 16.000 point ditukar dengan mesin kopi, atau bisa juga digunakan untuk jasa Gojek lagi :D




Nah, mungkin nanti saya akan mencoba menggunakan jasa Go-Box deh! Keknya lumayan murah ongkos kirimnya. Kamu juga bisa cek sendiri berapa tarifnya, kalau ingin menggunakan jasa pengiriman pake Go-Box dari Gojek. Paling nggak tarifnya sudah flat ya, kita sudah tahu berapa yang musti kta bayar, jadi nggak perlu cemas harga akan naik kalo diperjalanannya ternyata macet, atau kalau ada apa-apa gitu, barang kita sudah dijamin oleh pihak Gojek. Begitulah beberapa pengalaman saya saat menggunakan jasa Gojek. Dan saya masih menggunakannya hingga saat ini, karena saya memang butuh yang cepat, tepat, dan murah :)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar