Sabtu, 14 Maret 2015

Sumpah! Bebek Kaleyo Maknyuuss!!

Sumpah! Saya nggak suka makan ikan, kambing dan bebek! Amis! Itu menurut pengalaman yang  pernah saya rasakan sewaktu mencoba mencicipi jenis makanan tersebut. Sebenarnya sih nyokap pernah bilang, kalau saya waktu kecil dulu doyan segala jenis makanan. Namun entah kenapa ketika menginjak usia 12 tahun, kata nyokap  tiba-tiba saja saya tidak menyukai lagi makanan-makanan tersebut. Saya sendiri masih bingung sampai sekarang, kenapa ya?


Makanya ketika seorang teman mengajak saya untuk datang ke Rumah Makan dengan nama ‘Bebek Kaleyo’ saya emoh! Lah wong namanya saja Bebek Kaleyo, bisa saya bayangkan kalau menu makanannya bakal bebek semua, yang jelas saya tidak suka! Namun karena kegigihan dan rayuan dari teman saya ini, dengan mengatakan bahwa di sana juga ada menu lain selain bebek, yaitu ayam, saya pun akhirnya ngalah dan pasrah dengan ajakannya.


Dan disinilah saya sekarang, di Bebek Kaleyo Lima yang terletak di kawasan BSD.  Tempatnya sih terlihat luas dan nyaman dengan konsep ruang terbuka gitu. Awal masuk kami sudah disambut dengan ramah oleh karyawannya (hmm, nilai plus lagi). Kami pun memilih tempat duduk yang nyaman yaitu dekat dengan dinding yang terbuka sehingga bisa ngerasain semilir angin. Bangku dan meja-meja panjang dan besar nampak berjejer rapi. Dan yang bikin saya heran, banyak pengunjung! Kenapa ya?

Bebek Kaleyo Lima (BSD)
Penuh dengan pengunjung

Kami pun memesan menu sesuai dengan selera masing-masing. Dan bisa dipastikan kalau saya memilih menu selain bebek, yaitu ayam. Selagi mengambil makanan pesanan, kami pun asyik bergosip mengenai rumah makan ini hehe. Kata teman saya, Rumah Makan Bebek Kaleyo ini sudah punya banyak gerai, yaitu di Cempaka Putih, Rawamangun, Sunter, Duren Sawit, Tebet, Bekasi, Jatiwaringin, Bintaro, Kalimalang, Daan Mogot,  dan di sini, BSD. Tersedia juga satu gerai deliverynya yaitu di daerah Benhil. Lalu masing-masing gerai di beri nama berurutan dengan angka sesuai dengan urutan buka gerainya. Untuk gerai di BSD ini namanya ‘Kaleyo Lima’.

Eh, tiba-tiba kami pun didatangi oleh sang General Manager Bebek Kaleyo yaitu Pak Herdiyanto. Kesempatan nih buat bertanya-tanya. Ternyata Bebek Kaleyo sudah berdiri sejak 8 tahun lalu atau tepatnya tahun 2006. Awalnya Bebek Kaleyo buka di daerah Cempaka Putih dengan menggunakan tenda buka tutup, karena mengambil lahan parkir di depan sebuah bengkel. Jadi bukanya setelah bengkel tutup yaitu pada sore hari hingga tengah malam.

General Manager Bebek Kaleyo, Pak Herdiyanto

Seiring dengan berjalannya waktu ternyata Bebek Kaleyo banyak peminatnya sehingga akhirnya mengembangkan sayap hingga ke berbagai tempat. Mungkin karena Bebek Kaleyo ini berprinsip bahwa rasa adalah yang nomor satu dengan kualitas produk di jamin yang terbaik. Dengan resep yang tetap terjaga agar bebek tidak berasa amis, empuk dan enak.

Untuk Bebek Kaleyo Lima (BSD) ini merupakan yang kedua setelah Bandung yang menggunakan konsep prasmanan. Kata Pak Herdiyanto, konsep ini dibuat untuk menguraikan masalah panjangnya antrian yang selama ini ada. Jadi dengan konsep baru ini selain memecahkan masalah antrian juga memperbanyak menu makanan dan menghilangkan kekhawatiran pelanggan akan kehabisan menu. Dan yang pastinya lagi Bebek Kaleyo ini sudah terdaftar di MUI dan itu berarti kehalalan makanannya dijamin dong ya! :)
Dengan konsep baru 'prasmanan' :)


Bebek Kaleyo hingga saat ini selalu tutup pada hari Minggu di semua gerainya. Ini dimaksudkan untuk memberi waktu rehat dan liburan bagi para karyawannya. Ih, perhatian banget yaa *terharu* :)

Fasilitas di sini juga lumayan bagus. Tersedia musholla dan toilet yang bersih, wastafel dan free wifi. Jadi sambil makan bisa ketak ketik dan browsing juga di sini..hehe.

Pintu masuk ke mushola dan toilet di Kaleyo Lima

Asyik banget ngobrolnya,  saya pun sempat melongok ke pesanan teman saya. Tampilannya lumayan menarik, pikir saya. Aromanya juga mengundang selera. Seperti tahu akan lirikan ‘maut’ saya, sang teman pun menawarkan saya makanannya. Saya pun sok jual mahal, padahal dalam hati penasaran dengan rasanya hehe. Untunglah teman saya ini hobi ‘memaksa’ :D Saya pun diminta untuk mencoba secuil saja. Dan saya dengan wajah pura-pura mengerenyit, mengambil secuil daging bebek yang disodorkan oleh teman saya.

Nasi uduk dengan Ayam Goreng (dada) Kremes
Nasi putih dengan Bebek Goreng (dada) Kremes

Iseng nyuil Bebek punya teman :D

“Eh, kok rasanya gak seperti bebek yang biasanya saya gak suka itu ya?” celetuk saya dengan mimik keheranan.

Rasanya memang tidak amis seperti yang saya bayangkan, rasa daging bebek di sini enak! Apa itu berarti saya mulai suka daging bebek ya? Atau memang cara pengolahan masakan di Bebek Kaleyo ini yang mantap dan bikin rasanya maknyuss?

Saya pun iseng lihat berbagai menu yang ada di daftar menu. Ada Bebek Goreng Kremes, Bebek Cabe Ijo, Bebek Bakar, Bebek Rica, Bebek Cetar dan Sate Bebek. Itu pun kita bisa memilih mau daging bebek kampung, bebek muda atau bebek peking.



Sampel menu makanan plus pete :D


Selain bebek juga tersedia menu ayam, tempe, tahu, dimsum, Sayur Asem, Sayur Tumis Sang Buaya, berbagai pilihan sambel serta yang tidak kalah menarik dan menambah selera makan adalah pete rebus hehe.

Sambel, free! :D

Minumannya juga lumayan komplit. Mulai dari yang anget-anget seperti wedang jahe hingga yang dingin seperti es kelapa kopyor, ada juga jus buah, sop buah dan minuman kemasan.

Menu minuman

Jika melihat tempat serta pelayanannya, pasti pada mengira harga makanannya mahalkan? Ternyata di Bebek Kaleyo nggak lho! Harga di sini lumayan murah dan terjangkau. Lihat saja harga bebeknya per potongnya sekitar Rp 19.500,- hingga Rp 22.000,-. Ini merupakan harga standar untuk ukuran bebek dengan pelayanan bak di hotel bintang lima. :D

Sesuai dengan namanya ‘Kaleyo’ yang berasal dari bahasa Jawa yang artinya ‘kalih’ (dua) dan ‘ayo’ dengan maksud mengajak pelanggan tidak hanya datang sekali namun dua kali atau bahkan berkali-kali, maka saya sepertinya juga akan datang berkali-kali nih! Dan karena hari ini saya sudah memesan ayam lain kali saya akan mencoba menu bebeknya nih! Sepertinya maknyuuss!! Kalau tidak percaya, coba aja! :D



Dokumentasi Foto: Pribadi

7 komentar:

  1. Akuh paporitnyah bebek sambel ijo, Mbak Dew apaaa?
    Hoohh setuju, bebeknya nggak amis! Empuk pula :3

    BalasHapus
  2. @Mba Put: Hehe belum nyobain yang Bebek sambel Ijo mba, smg lain kali bisa nyobain :D

    BalasHapus
  3. Bebeknya empuk, gak amis dan dessert nya aku suka banget es durian :D

    BalasHapus
  4. Bebek kaleyo salah satu kuliner fab ku nih. Sejak kuliner bebek booming pertama kali :)

    BalasHapus
  5. Jadi dirimu belum nyobain bebeknya ya mak?

    BalasHapus
  6. Bagi yang punya usaha bebek panggang dan ingin di branding, cocok nih menggunakan kemasan Greenpack. Tidak bocor dan rusak saat terkena minyak ataupun saus maupun air. Sangat mudah dalam penggunaan. Selengkapnya anda dapat temukan di sini http://www.greenpack.co.id

    BalasHapus
  7. Cari Tiket Pesawat dan tiket kapal Online Super Cepat dan murah??
    http://selltiket.com
    Booking di SELLTIKET.COM aja!!!
    CEPAT,….TEPAT,….DAN HARGA TERJANGKAU!!!

    Ingin usaha menjadi agen tiket pesawat??
    Yang memiliki potensi penghasilan tanpa batas.
    Bergabung segera di http://agenselltiket.com

    INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI:
    No handphone : 085372801819

    BalasHapus