PRUAnugerah Syariah, Wujudkan Peninggalan Penuh Berkah untuk Keluarga

By Dewi Sulistiawaty - Maret 03, 2024

 Asuransi Jiwa Syariah PRUAnugerah Syariah

Selain kesehatan, harta berharga lainnya yang harus kita jaga adalah keluarga. Mengapa? Karena keluarga merupakan orang terdekat yang akan selalu memberikan dukungannya pada kita dalam segala hal. Keluarga menerima kita apa adanya, dan akan memberikan yang terbaik untuk kita. Keluarga juga menjadi penyemangat dalam hidup, sehingga kita pun akan berusaha memberikan yang terbaik dan membuat keluarga kita senantiasa bahagia.

Selayaknya harta berharga, kita tentu akan menjaga dan merawatnya dengan baik. Menjaga dan merawat keluarga tersebut bisa dibilang mudah dan bisa juga dibilang susah, tergantung dari tantangan dan masalah yang datang menghadang. Mulai dari menjaga keharmonisan antar anggota keluarga, menjaga kesehatan, keuangan, hingga memastikan seluruh anggota keluarga bisa hidup dengan tenang, nyaman, dan bahagia.

Ada beberapa cara yang dapat diterapkan untuk menjaga keharmonisan keluarga. Di antaranya dengan saling menghargai dan memperlakukan setiap anggota keluarga dengan baik. Selain itu, bangun komunikasi yang baik untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman. Ada baiknya masing-masing anggota keluarga berusaha untuk menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan, saling terbuka dan jujur, serta menghindari sikap egois dan emosional.

Untuk mempererat hubungan dan meningkatkan bonding antar anggota keluarga, sebaiknya habiskan waktu lebih banyak bersama keluarga. Tidak perlu yang mewah dan harus keluar rumah, karena dengan makan dan nonton televisi bersama di rumah juga sudah dapat jadi media untuk menjaga keharmonisan keluarga.

Untuk menjaga kesehatan keluarga, tentunya yang paling utama adalah dengan memberikan asupan nutrisi yang cukup. Pastikan setiap anggota keluarga mengkonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi. Begitupun dengan waktu istirahat, pastikan cukup dan berkualitas. Tidur yang cukup dapat memberikan segudang manfaat bagi kesehatan.

Selain itu, jagalah kebersihan tubuh, seperti mandi, sikat gigi, cuci tangan, memotong kuku, dan lain sebagainya agar terhindar dari serangan penyakit. Lalu lanjutkan dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama lingkungan sekitar rumah. Jangan biarkan rumah kotor dan menjadi sarang kuman. Jangan lupa juga untuk rutin berolahraga agar kebugaran tubuh tetap terjaga. Bahkan olahraga yang dilakukan bersama dengan keluarga juga dapat menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antar keluarga lho!  

Nah, lalu bagaimana dengan keuangan? Pernah dengar kalimat “sebesar apapun pendapatan seseorang atau sebuah keluarga, tak akan pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya jika keuangan tersebut tidak dikelola dengan baik”. Orang dengan penghasilan 4 juta/ bulan yang mampu mengatur keuangannya dengan baik, bisa saja memiliki keuangan yang lebih sehat dibandingkan orang yang penghasilannya 40 juta/ bulan, namun tidak bisa mengelola keuangannya dengan baik.

Keuangan yang tidak sehat dapat ditandai dengan jumlah pengeluaran yang lebih besar dari pada pendapatan, tidak memiliki tabungan dan dana darurat, tidak memiliki dana pensiun dan aset jangka panjang, selalu telat membayar tagihan bulanan, dan biasanya akan sering berutang, karena uangnya selalu habis tak lama setelah gajian. Sehingga di akhir bulan sering kebingungan mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ini karena orang tersebut tidak memiliki perencanaan keuangan dan tidak bisa mengelola keuangannya dengan baik.

Sisihkan, bukan sisakan. Ini salah satu kalimat yang sering dikatakan oleh financial planner. Maksudnya, uang atau penghasilan yang diperoleh langsung disisihkan atau diposkan sesuai dengan catatan perencanaan keuangan yang telah dibuat, dan bukannya dipakai untuk membeli berbagai barang, lalu sisanya baru diposkan. Ini berguna untuk mengontrol pengeluaran, dan menjaga agar keuangan tetap berjalan sesuai dengan alur yang telah direncanakan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan dalam mengelola keuangan, agar keuangan keluarga tetap sehat dan kuat.

cara mengatur keuangan keluarga

Ketahui Kondisi Keuangan

Hal pertama yang dilakukan adalah dengan mengetahui kondisi keuangan keluarga terlebih dulu. Catat semua penghasilan, sehingga dapat diketahui berapa total pendapatan yang masuk ke dalam kas keluarga. Dengan begitu kita dapat mengetahui seberapa besar kemampuan keuangan keluarga dalam memenuhi berbagai kebutuhan. 

Tentukan Tujuan dan Prioritas

Setelah mengetahui kondisi keuangan keluarga, tentukan apa yang menjadi tujuan atau keinginan bersama yang hendak diwujudkan. Misalnya ingin membeli rumah, mobil, traveling ke luar negeri, atau umroh. Bisa saja sebuah keluarga memiliki beragam keinginan yang ingin dicapai. Misalnya A ingin umroh, B ingin beli rumah, sedangkan C ingin membeli mobil. Selama kondisi keuangan memungkinkan dan mampu untuk itu, tentu saja tak masalah. Namun jika kemampuan keuangan terbatas, maka sebaiknya tentukan mana yang menjadi prioritas, dan mana yang bisa ditunda untuk diwujudkan di tahun selanjutnya. 

Membuat Anggaran Keuangan

Pernah mendengar atau membaca tentang metode budgeting penghasilan 50-30-20? Nah, metode ini bisa digunakan dalam merencanakan anggaran keuangan keluarga, baik bagi yang penghasilannya pas-pasan, maupun yang penghasilannya besar. Metode 50-30-20 adalah dengan mengalokasikan 50% penghasilan untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk ditabung.

Metode ini bisa digunakan sebagai patokan saat mengalokasikan anggaran. Selanjutnya catatlah apa saja yang masuk dalam bagian kebutuhan, keinginan, dan yang ditabung. Misalnya yang masuk dalam anggaran kebutuhan itu adalah untuk membeli bahan makanan, bayar listrik dan pulsa, bayar kontrakan, biaya transportasi, dan kebutuhan pokok lainnya.

Sedangkan alokasi 30% untuk memenuhi berbagai keinginan, seperti keinginan berbelanja, traveling, spa, dan lain sebagainya, termasuk keinginan yang sudah direncanakan untuk dicapai. Sementara 20% untuk ditabung, bisa dianggarkan untuk dana darurat, tabungan, investasi, dan asuransi. Semua daftar ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.  

Catat Secara Rinci Setiap Transaksi

Selain mengatur anggaran, jangan lupa untuk mencatat dengan rinci setiap transaksi yang telah dilakukan, terutama pengeluaran. Dengan begitu kita akan mengetahui kemana saja uangnya pergi. Jadi jika ada masalah keuangan nantinya bisa ditelusuri karena semua transaksinya sudah tercatat dengan rapi. Dengan begitu kita juga dapat mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.  

Sisihkan Dana Darurat dan Proteksi

Jangan sepelekan dana darurat dan dana proteksi. Keduanya penting dan sangat bermanfaat untuk keamanan keuangan di masa depan. Dana darurat bisa dimasukkan dalam anggaran tabungan, sedangkan dana proteksi bisa dimasukkan dalam anggaran kebutuhan atau tabungan. Anggaran untuk keduanya mesti disisihkan langsung saat mendapatkan penghasilan, dan jangan sisa uang yang ada baru dimasukkan ke dalam anggaran dana darurat maupun dana proteksi. Misalnya 10% untuk dana proteksi, 5% untuk dana darurat, dan 5% untuk investasi.

Dana darurat disimpan untuk berjaga-jaga jika ada keadaan darurat, seperti memperbaiki rumah yang rusak akibat bencana alam, terjadi PHK secara mendadak, mendadak pulang kampung karena ada keluarga yang sakit atau meninggal, dan hal mendesak lainnya. Dengan adanya dana darurat, maka keuangan keluarga tidak begitu terganggu atau berantakan karena kondisi darurat yang terjadi. Sedangkan dana proteksi bisa digunakan untuk melindungi keluarga saat sedang berada dalam kondisi sakit atau kecelakaan. Dana proteksi di sini bisa berupa asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Salah satu asuransi jiwa yang dapat membuat hati tenang dan nyaman dengan berbagai manfaat yang dapat diperoleh adalah PRUAnugerah Syariah. Apa itu PRUAnugerah Syariah? Berikut penjelasannya secara ringkas.

PRUAnugerah Syariah, Peninggalan Terbaik dan Penuh Berkah untuk Keluarga

PRUAnugerah Syariah merupakan produk asuransi jiwa Syariah tradisional yang dihadirkan oleh Prudential Syariah. Produk ini menjadi inovasi Syariah pertama di Indonesia untuk Asuransi Jiwa Syariah Dengan Dana Usia Mapan, serta dengan proteksi yang akan terus berjalan hingga usia 120 tahun. Melalui PRUAnugerah Syariah, peserta akan mendapatkan santunan asuransi hingga 150% sejak awal kepesertaannya.

Untuk mempermudah masyarakat Indonesia memiliki Asuransi Jiwa Syariah PRUAnugerah Syariah, maka cukup dengan kontribusi mulai dari Rp500.000 per bulan saja, seseorang sudah dapat menjadi peserta dan menikmati berbagai manfaat yang ditawarkannya. PRUAnugerah Syariah hadir sebagai anugerah, khususnya bagi masyarakat Indonesia yang berada dalam usia produktif, dalam menyiapkan peninggalan terbaik untuk keluarga tercintanya.

8 Anugerah PRUAnugerah Syariah

manfaat asuransi PruAnugerah Syariah

1.    Manfaat Dana Usia Mapan yang diproyeksikan hingga 100% dari total kontribusi yang akan dibayarkan sekaligus*. Dengan dana ini, Peserta Yang Diasuransikan dapat tetap memenuhi kebutuhan keluarga, menyiapkan masa pensiun, dan membantu mewujudkan gaya hidup yang ingin dicapai.

2.    Perlindungan hingga usia 120 tahun, meskipun Manfaat Dana Usia Mapan telah dibayarkan*.

3.    Santunan Asuransi hingga 150% sejak awal kepesertaan. Manfaat ini dapat digunakan sebagai peninggalan jika terjadi risiko meninggal dunia.

4.    Santunan Meninggal Akibat Kecelakaan hingga 350%* jika terjadi kecelakaan dalam periode mudik lebaran Idul Fitri, serta perjalanan ibadah umrah dan haji.

5.    Manfaat Bebas Kontribusi apabila Peserta Yang Diasuransikan terdiagnosis 1 dari 60 kondisi penyakit kritis sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam polis.

6.    Fleksibilitas Pilihan Pembayaran dengan periode pembayaran 5, 10, atau 15 tahun, untuk mempersiapkan dana peninggalan, dan bentuk perencanaan finansial jangka panjang dalam masa produktif.

7.    Hemat kontribusi hingga 50%.

8.  Tersedia Layanan Wakaf sehingga sebagian manfaat santunan asuransi dapat diwakafkan (maksimal 45% dari total santunan asuransi dan maksimal 33% dari Manfaat Dana Usia Mapan) untuk mencapai hidup yang lebih berkah.

Nomor Kontak PRUAnugerah Syariah

Dengan memiliki Asuransi Jiwa Syariah PRUAnugerah Syariah, membantu kita dalam mempersiapkan peninggalan secara cerdas dan penuh berkah untuk keluarga, sehingga kita dan keluarga dapat hidup dengan tenang, nyaman, dan bahagia. Selayaknya harta yang paling berharga, kita telah berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga kita, dan menjaganya dengan sepenuh hati dan jiwa. Untuk lebih lengkapnya bisa kunjungi website Prudential Syariah dan Instagramnya di @prudentialsyariahindonesia.



  • Share:

You Might Also Like

0 comments