QNETCity Coaching Clinic untuk Anak-Anak Jakarta Rusun Festival
By Dewi Sulistiawaty - Juli 26, 2017
Berbahagialah anak-anak yang
tinggal di rusun dan ikut bergabung dengan Jakarta Rusun Festival (JRF), khususnya
anak-anak yang ikut dalam bidang olahraga sepak bola. Karena mereka mendapat kesempatan
dilatih oleh tim pelatih dari Manchester City. Hebat ya! Ini merupakan
kesempatan langka lho bagi anak-anak untuk bisa dilatih oleh pelatih berkualitas
bertaraf internasional tersebut.
JRF sendiri merupakan sebuah
acara tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Umum Pemprov DKI
Jakarta. Acaranya mengikutsertakan seluruh penghuni rusun di Jakarta, dengan
tujuan menyalurkan bakat anak-anak yang tinggal di rusun, seperti bakat di
bidang olahraga, seni, dan budaya. Upaya pemprov ini bagus sekali, sehingga
anak-anak punya wadah yang positif agar tidak terjerumus pada kegiatan-kegiatan
lain yang kurang baik.
Lindungi Anak dari Penyakit Campak dan Rubella dengan Imunisasi MR
By Dewi Sulistiawaty - Juli 24, 2017
Mencegah lebih baik, lebih mudah, dan lebih murah daripada
mengobati. Kalimat tersebut memang benar adanya. Karena bagaimanapun juga
dengan tindakan pencegahan, kita bisa terhindar dari penyakit yang mungkin saja
datang. Ibarat pepatah, sedia payung sebelum hujan. Walaupun belum tau, nanti
bakal turun hujan atau nggak, paling nggak kita sudah sedia payung jika
ternyata memang turun hujan.
Begitu pula dengan imunisasi. Imunisasi merupakan sebuah
langkah pencegahan agar nanti kita
terhindar dari penyakit. Bahkan saking pentingnya tindakan pencegahan ini,
pemerintah mengeluarkan peraturan dalam bentuk Undang-Undang. Dalam Pasal 28B ayat 2 UUD 1945 sendiri
disebutkan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan
berkembang, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Menikmati Flying Trapeze dan 3 Wahana Permainan Anak di PIM 2
By Dewi Sulistiawaty - Juni 29, 2017
Jika ada waktu libur panjang,
bisa dipastikan beberapa masyarakat bakal memanfaatkan momen tersebut untuk
mudik ke kampung halaman. Apalagi libur panjangnya adalah dalam rangka
menyambut Hari Raya Idul Fitri, mudik sudah menjadi rutinitas untuk bisa
berkumpul dan bersilaturrahmi dengan keluarga yang ada di kampung.
Namun tak jarang, ada juga yang
tidak mudik atau tidak bisa mudik, karena beberapa alasan. Misalnya karena habis
lahiran (ini adik saya :D), alasan pekerjaan, ekonomi, atau ada juga yang malas
dengan riweuhnya keramaian dan memilih untuk mudik setelah habis waktu lebaran.
Saya pun tidak mudik lebaran tahun ini, karena sudah sepakat dengan saudara saya
yang tersebar di beberapa daerah untuk mudik dan berkumpul di bulan berikutnya.
Ini juga karena adik saya yang tinggal di Lampung habis lahiran, dan kakak saya
yang tinggal di Palembang belum bisa mudik karena suaminya sakit *malah curcol
XD
Aku dan Sahabat Berbeda? Why Not! Yang Penting Kami #Sehatea
By Dewi Sulistiawaty - Juni 23, 2017
Aku termasuk orang yang agak sulit untuk mendapatkan seorang sahabat yang benar-benar dekat, karena aku tipikial orang yang tidak mudah terbuka dan nyaman begitu saja dengan orang yang baru kukenal. Butuh waktu bagiku untuk bisa berteman dan bisa haha hihi dengan orang-orang baru. Jangan berharap aku akan bisa dekat dengan orang yang memiliki sifat yang sama denganku, nggak bakalan bisa, atau butuh bertahun-tahun (((bertahun-tahun))) untuk bisa kenal dekat *tutup muka pake serbet :D
Nah, beberapa tahun yang lalu, dikerjaan aku dibentuk tim baru. Jika ada tim baru, berarti bakal ada orang baru pula. Duh, aku agak gimana gitu, musti kenal lagi dengan rekan kerja yang baru. Ntar kalau nggak cocok dengan aku gimana (udah takut duluan aja, sebelum kenal. Jangan ditiru ya :D). Ada 2 orang baru yang bergabung di tim, satu pria dan satunya lagi seorang wanita, namanya Mba Elmy.
Menurut kamu camilan atau snack itu penting nggak sih? Kan banyak tuh
jajanan yang biasa dijadikan camilan bagi anak-anak. Nggak hanya anak-anak
saja, bahkan orang dewasa pun masih suka snacking.
Apakah snacking itu ada manfaatnya?
Banyak yang beranggapan bahwa snacking
itu tidak sehat atau bisa membuat berat badan bertambah. Benarkah?
Sebenarnya pertanyaan ini sudah
lama ada dibenak saya. Namun informasi lengkap mengenai snacking ini baru saya dapatkan saat mengikuti acara peluncuran
CERELAC Nutripuffs pada hari Rabu, 24 Mei 2017 lalu, di D’Lab Menteng, Jakarta.
Selain menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu dr. Thjin Wiguna,
Sp.KJ, seorang Psikolog Anak, Ibu Eka Herdiana, Market Nutritionist PT Nestle
Indonesia, dan Bapak Bernardus Rendita Kusumo, Category Marketing Manager
Infant Cereal & Baby Food PT. Nestle Indonesia, hadir juga Celebrity Mom
Laura Basuki.
Menjaga Stabilitas Ketahanan Pangan dengan Inovasi dan Teknologi
By Dewi Sulistiawaty - Juni 20, 2017
Tanah Indonesia yang subur,
membuatnya kaya akan keanekaragaman tanaman pangannya. Mulai dari tanaman yang terbesar
seperti tanaman padi, jagung, singkong, kedelai, hingga cengkeh, serta banyak
lagi yang lainnya. Kesemua tanaman tersebut tentu tidak tumbuh begitu
saja, namun butuh perawatan yang telaten agar bisa tumbuh dan berkembang dengan
baik, belum lagi banyaknya hama yang datang menyerang tanaman.
Di zaman sekarang, para petani dituntut agar bisa menghasilkan tanaman yang berkualitas dengan
hasil yang melimpah. Tentu ini butuh inovasi dan teknologi baru agar semua
keinginan tersebut bisa tercapai. Namun beberapa inovasi dan teknologi dapat
saja memberikan dampak negatif pada tanaman dan juga lingkungan. Nah, bagaimana
cara menanggulangi dan mewaspadainya?
![]() |
| Source image : nusantaranews |
Salah satu zakat yang wajib ditunaikan dalam
Ajaran Islam adalah zakat penghasilan atau sering disebut dengan zakat profesi.
Zakat ini merupakan zakat yang harus dibayarkan dari hasil kerja atau profesi
yang dimiliki. Profesi yang dimaksud seperti konsultan, pegawai negeri sipil,
dokter, artis, wiraswasta, pegawai swasta, dan profesi lainnya. Orang yang ingin
memenuhi syariat zakat profesi harus berbeda dengan hasil pertanian,
perdagangan, dan peternakan.
Roro Mendut, Perawatan Kulit Tradisional Ala Putri Keraton
By Dewi Sulistiawaty - Juni 17, 2017
Meskipun saya sudah berkeluarga dan memiliki seorang anak, penampilan tetap jadi perhatian dong. Walau mau pakai daster di rumah sekalipun, yang penting kesehatan tubuh tetap terawat:D Bukan hanya untuk menyenangkan pasangan, tubuh yang terawat tentu dapat membuat diri saya merasa nyaman, trus meningkatkan rasa pede juga. Perawatannya nggak perlu yang ribet dan musti ke salon segala. Kalau saya, carinya yang murah dan praktis, namun tetap aman dan berkualitas, hehehe….. Memang ada ya?
Jangan ngaku orang Indonesia deh kalau nggak tahu dengan kekayaan rempah-rempahnya. Sejak zaman dulu, Indonesia memang sudah terkenal dengan aneka rempahnya. Bahkan para putri keraton yang terkenal dengan kecantikannya itu, menggunakan rempah-rempah untuk melakukan perawatan tubuh mereka. Kalau dulu, untuk mengolah bahan perawatannya masih agak ribet ya, bahan-bahannya harus dibikin dan diracik sendiri. Kalau sekarang sudah enak nih, aneka perawatan ala putri keraton ini sudah tersedia dalam bentuk kemasan.



