Seru Bareng di HUT BUMN

By Dewi Sulistiawaty - April 11, 2019

Pertama-tama aku mau nanya dulu, apakah kamu tahu berapa total perusahaan yang berada di bawah naungan Kementerian BUMN? Aku yakin, pasti kebanyakan dari kamu taunya beberapa atau puluhan perusahaan besar yang sering disebut di media-media, atau yang bersinggungan langsung dengan dirimu, seperti Pertamina, PLN, Telkom, Bank Mandiri, dan BULOG gitu kan. Hayo, ngaku! :D

Aku kasih tau ya. Total perusahaan BUMN hingga saat ini adalah 143. Yap, ada seratusan gitu ya sodara-sodara! Jika dirunut-runut sejak pertama didirikannya BUMN, yaitu tgl 13 April 1998, telah terjadi beberapa kali perubahan jumlah perusahaan BUMN, yang disebabkan oleh beberapa hal, seperti perubahan status badan hukum, merger, likuidasi, dan terakhir yang aku tau adalah adanya holding BUMN Pertambangan.


Ngomong-ngomong pada bulan April ini berarti BUMN sudah berdiri selama 21 tahun. Gak lelah ya, berdiri selama itu, hihi. Ow, tentu tidak. Ini sama dengan usia milenial kalau mau disamain dengan usianya manusia :D. Usia yang bisa dibilang sudah matang dan lagi aktif-aktifnya.

Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-21 ini, BUMN menggelar rangkaian acara dan aktivitas di beberapa daerah di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan sebulan sebelum dan sesudah hari H. Nah, kalau info yang satu ini saya tau saat menonton talkshow Paradigma di UseeTV pada hari Jumat, 5 April 2018.

Talkshow Paradigma "Seru Bareng di HUT BUMN"
Pada acara Paradigma Episode 12 dengan tema “Seru Bareng di HUT BUMN” tersebut hadir Bapak Fajar Harry Sampurno, selaku Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Bapak Yossy Istanto, selaku Direktur Human Capital BTN, Mas Rendy Herison, sebagai Digital Analyst, dan Mas Wendy Marc, sebagai influencer dari generasi milenial yang juga seorang musisi tanah air.


Awalnya Bapak Fajar Harry atau yang akrab disapa Bro Harry oleh Host Vina Maulina dan Co-Host Bisma, yang menceritakan bahwa rangkaian acara dan kegiatan seru seperti tahun ini sudah dilakukan sejak tahun 2016. By the way, di Paradigma Café yang menjadi tempat nongkrongnya anak milenials tiap Jumat malam ini, memang biasa memanggil para tamunya dengan sebutan bro sis :D

Dari Bro Harry (ciee ikut-ikutan manggilnya Bro Harry. Biar disebut milenial juga ya *minta dipites, wakaka) aku tau bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempererat hubungan antar perusahaan BUMN yang ada, bahwa mereka merupakan sebuah keluarga besar.

Sebenarnya dari tahun 2016, rangkaian acara yang diadakan gak terlalu jauh berbeda dengan tahun-tahun sesudahnya, termasuk tahun ini. Namun menurut Bro Harry untuk tahun ini ada 2 tambahan kegiatan, yaitu memperkenalkan produk baru LinkAja serta produk-produk retail BUMN, diantaranya beras dari BULOG, minyak goreng dan gula dari PT. RNI, garam dari PT. Garam, serta sarden dari PT. PPI.

Pengenalan produk retail BUMN ini dikemas dalam bentuk program Paket Pangan Murah. Kata Bro Harry lagi tahun lalu pun sebenarnya ada program Paket Pangan Murah, cuma di tahun ini untuk mendapatkan Paket Pangan Murah, masyarakat diarahkan untuk menggunakan LinkAja. Jadi sekalian ngenalin LinkAja ke masyarakat gitu. Oya, bagi yang gak menggunakan smartphone dan gak punya aplikasi LinkAja ternyata juga bisa lho pake LinkAja, yaitu menggunakan USSD via SMS.

For your information, dalam Paket Pangan Murah ini, masyarakat bisa membeli paket yang berisi 1 kg beras, 450 gr gula pasir, 250 gr garam, 1 liter minyak goreng, dan 420 gr sarden, dengan harga 10 ribu rupiah saja, yang kalau dibeli harga normalnya adalah sekitar 40 ribuan rupiah.  

Untuk HUT ke-21 nya ini, BUMN mengangkat tagline “One Nation One Vision One Family to Excellence” yang artinya bahwa BUMN senantiasa memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya untuk negeri, di samping terus mendorong dirinya untuk menjadi pemain tingkat regional.

Bro Harry
Tagline ini dicanangkan dua tahun yang lalu. Dulu kan masing-masing perusahaan di BUMN tuh berdiri sendiri-sendiri. Perusahaan BUMN yang gede ngadain acara, orangnya pada banyak yang ngumpul, sedangkan perusahaan BUMN yang kecil ngadain acara ya dikit juga orangnya. Dan mereka pada gak kenal. Nah, sekarang tuh semuanya jadi satu. Dikumpulin, jadi semuanya saling kenal dengan keluarga yang lain. Seperti kumpul keluarga besar gitu,” jelas Bro Harry.

Masyarakat sendiri jarang yang tahu dengan perusahaan BUMN yang kecil-kecil, tahunya dengan perusahaan BUMN yang besar-besar saja. Itupun masih banyak yang nggak tahu bahwa ternyata perusahaan besar tersebut merupakan bagian dari keluarga BUMN. Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih mengenal lagi perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam keluarga besar BUMN.

Tak hanya itu, rangkaian acara dan kegiatan dalam perayaan HUT BUMN ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur, serta keinginan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Indonesia. Sesuai dengan slogan BUMN #HadirUntukNegeri. Sebut saja beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan BUMN sejak awal bulan Maret 2019 kemarin, yaitu Padat Karya Tunai (PKT), Paket Pangan Murah, BUMN Goes To Campus, serta Banyuwangi Half Marathon 2019.

Program Padat Karya Tunai

BUMN Goes To Campus
Trus aku dapat info baru juga lho dari Bro Harry, kalau nanti bakal ada bank yang khusus untuk membiayai mereka yang belum punya rumah. Wah, seru nih! Pasti program ini sangat ditunggu oleh masyarakat ya, kebutuhan primer juga soalnya.

Oya, sejak 2 tahun lalu di masing-masing BUMN telah dibangun sebuah kelompok, yang dinamakan Millennials Community. Millenials Community ini berisikan para generasi milenial yang bekerja di perusahaan BUMN. Mereka sangat antusias ketika diajak ke daerah-daerah dan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, seperti ikut bersih-bersih desa, ke pasar-pasar untuk bantu aktivasi LinkAja, dll.

Bro Harry kemudian bercerita juga bahwa tgl 7 April 2019 bakal ada keseruan HUT ke-21 BUMN di Sidoarjo, yang melibatkan sekitar 100 ribu orang. Wow! Sudah pastilah banyak kegiatan yang bakal digelar. Kata Bro Harry ada kegiatan zumba, jalan sehat, doorprize, dan banyak lagi lainnya. Cuma tetap yang utama adalah rasa kebersamaan antar keluarga BUMN, one family-nya. Jika semua saling kenal, sinerginya akan lebih mudah untuk didapatkan, sehingga pelayanan pada masyarakat akan lebih bagus lagi.

Selanjutnya ada Bro Yossy yang menceritakan bagaimana bentuk dukungan Bank BTN dalam perayaan HUT ke-21 BUMN. Sebagai salah satu keluarga BUMN, Bank BTN ikut berpartisipasi dengan mengadakan kegiatan Islamic Nexgen Fest 2019 di Bandung. Dalam kegiatan tersebut digelar 3 acara yang dikemas dalam bentuk kompetisi, yaitu nada Islami, hijab hunt, dan santripreneur.

Bro Yossy
“Antusiasme peserta terhadap kegiatan ini sangat tinggi, karena dari 100 target peserta, ternyata yang ikutan sekitar 350 orang. Kegiatan ini merupakan ajang kreativitas bagi anak-anak milenial,” ujar Bro Yossy.

Sedangkan dalam program Padat Karya Tunai, Bank BTN ikut dalam kegiatan bersih-bersih kampung, seperti di Ciamis dan Bekasi. Dalam kegiatan tersebut Bank BTN memberikan fasilitas berupa tempat sampah, sanitasi, menanam pohon, termasuk juga memperkenalkan LinkAja pada masyarakat.

Menurut informasi yang saya dapatkan, LinkAja bisa di-download di Play Store dan Apps Store. LinkAja ini dulu namanya adalah TCASH. Pada tau kan TCASH, produk digital payment dari Telkom. Nah, bedanya LinkAja ini lebih komplit fitur-fiturnya, karena merupakan gabungan atau sinergi dari layanan digital payment milik bank-bank BUMN (Himbara).

LinkAja
Masyarakat bisa memanfaatkan LinkAja untuk melakukan berbagai transaksi digital. Gak hanya di mal dan toko-toko saja, LinkAja bisa digunakan juga di warung dan pasar-pasar tradisional lho! Ini merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam gerakan cashless society di Indonesia. Karena bagaimanapun transaksi non tunai ini lebih efisien, akurat, praktis, dan aman.

Lanjut ya. Dari Bro Yossy juga aku tau kalo 70% dari pegawai Bank BTN ternyata adalah dari milenial. Jadi kekuatan para milenial ini mesti diperhitungkan juga. Mereka perlu diarahkan dengan baik, dibangkitkan jiwa kompetitifnya, serta melibatkan para milenial ini dalam berbagai kegiatan BUMN. Dengan begitu BUMN bisa dipandang sebagai perusahaan yang gak kalah keren dari perusahaan swasta lainnya.

Dapat info juga dari Bro Yossy bahwa saat ini Bank BTN punya produk khusus untuk milenials, yaitu KPR Gaeess! Ow, ternyata ini yang dibilang oleh Bro Harry tadi. Milenials banget namanya ya. Karena khusus milenials maka yang boleh ikut daftar tentu saja mereka dengan usia 21 hingga 30 tahun, memiliki pendapatan tetap, dan minimal sudah bekerja 1 tahun di perusahaan yang sama. Trus tinggal daftar di aplikasi KPR Gaeess! di btnproperti.co.id. Kuy buruan gih bagi kamu yang udah memenuhi syarat :)

Analisa Media Sosial HUT BUMN  

Keseruan HUT BUMN ini tentu menjadi perhatian bagi masyarakat Indonesia. Berbagai tanggapan, baik positif maupun negatif dituangkan di postingan media sosial mereka. Wajar sih kalau ada yang memberikan tanggapan negatif, karena berlangsungnya kegiatan HUT BUMN ini berbarengan dengan masa Pemilu. Namun bagi beberapa orang yang berpikiran dingin dan tak gampang termakan informasi hoax atau yang memprovokasi, tentu akan melakukan cek dan ricek terlebih dulu sebelum mempercayai info tersebut.

Mas Rendy
Nah, menanggapi hal ini, ada Mas Rendy yang memberikan analisa dan pandangannya terkait respon masyarakat terhadap kegiatan yang dilakukan  oleh BUMN. Menurut Mas Rendy kegiatan BUMN ini ramai dibicarakan di media sosial, terutama Instagram. Banyak hastag, seperti milenials BUMN yang beredar. Terlihat kalau para milenial BUMN ini sangat antusias membagikan kegiatan yang mereka lakukan, misalnya selfie/ wefie dengan latar belakang kegiatan.

Sementara untuk informasi hoax, Mas Rendy menjelaskan bahwa menurut Google Trend, dalam 12 bulan terakhir ini angka pencarian untuk topik hoax di Indonesia memang meningkat. Mas Rendy pun memberikan sedikit tip gimana caranya agar tidak terjebak dalam informasi hoax ini.

- Pertama, rajin bertanya dan mencari tahu sumber informasi tersebut dari mana. Lalu periksa konteks dari berita tersebut.

- Kedua, jika memang ragu terhadap konteks tersebut, lebih baik langsung berhenti. Biasanya berita hoax akan cepat tersebar karena banyaknya penyebar dari berita tersebut. Lebih baik kita yang menjadi pemutus mata rantai berita hoax tersebut, sehingga tidak menyebar lagi kemana-mana.

Sepemikiran dengan Mas Rendy, aku pun lebih suka mericek kembali informasi yang kudapat. Misalnya untuk kegiatan HUT BUMN sekarang, aku menanggapinya sebagai hal yang biasa saja, karena melihat bahwa kegiatan ini sudah berlangsung di tahun-tahun sebelumnya juga. Jadi bukan digelar tiba-tiba tahun ini saja. Mungkin nih ya, tahun-tahun sebelumnya gak begitu kedengeran karena pelibatan para milenials BUMN belum segencar tahun ini ya.

Talkshow ini ditutup dengan kehadiran Mas Wendy yang mengikuti kegiatan HUT BUMN di Banyuwangi, tepatnya kegiatan Mandiri Half Marathon 2019. Ini merupakan pertama kalinya bagi Mas Wendy mengikuti kegiatan bersama BUMN. Menurutnya kegiatan ini sangat luar biasa, karena baru kali ini dia ikutan event yang kelihatan sinergi antara BUMN, pemerintah daerah setempat, dan masyarakat. Semua terlihat antusias terhadap kegiatan ini.

Mas Wendy
Dimatanya BUMN sekarang bukan lagi seperti perusahaan yang biasanya lekat dengan kesan formal dan kaku. BUMN sekarang sangat merangkul generasi milenial. Kegiatan-kegiatan yang digelar pun sudah ala milenials yang ‘digital banget’. Banyak juga perubahan yang terjadi di ‘tubuh’ BUMN ya, perubahan yang baik tentunya. Selamat ulang tahun ke-21 BUMN! Buatlah pelangi, warnai bumi ini, dan berikan yang terbaik untuk negeri ini :)


*update: Puncak perayaan HUT BUMN di telah selenggarakan di Semarang pada tgl 13 April 2019 kemarin. Hari Minggu, tgl 21 April 2019 nanti bakal digelar lagi keseruan HUT BUMN ke-21 di Jakarta. Can't wait! :)       
   


Sumber foto: Kementerian BUMN

  • Share:

You Might Also Like

0 comments