Yang Cantik untuk Ibu, di Hari Ibu

By Dewi Sulistiawaty - Desember 18, 2017

Bagaimana ya cara mengungkapkan peranan seorang ibu dalam sebuah rumah tangga? Saya sendiri sulit mengutarakannya, saking besar dan pentingnya peranan seorang ibu. Sepertinya waktu 24 jam yang dipunyai ibu, hampir seluruhnya tercurah untuk keluarganya. Mulai dari waktu bangun, hingga bangun lagi di keesokan harinya. Yup, bahkan waktu tidurnya pun terkadang masih terpakai juga untuk mengurus keperluan keluarganya. Misalnya anak yang minta ditemanin ke kamar kecil, atau minta dibuatkan susu, atau bisa juga membukakan pintu untuk suami yang baru pulang kerja karena lembur, serta membuatkannya minuman.

Saya sendiri baru menyadari betapa besarnya peranan ibu, ketika saya sudah menjadi seorang ibu. Dulu, ketika masih kecil, saya tidak begitu ‘ngeh’ bahwa menjadi ibu itu ternyata begitu banyak yang musti dilakukan. Saya tidak menyadari bahwa ibu saya begitu banyak mengorbankan waktunya demi keluarganya. Walaupun saya tahu bahwa ibu tidak berhenti bekerja mulai dari bangun pagi, hingga seluruh keluarganya mulai terlelap. Tidak terpikirkan oleh mata kecil saya waktu itu, bahwa ibu tidak pernah bisa tidur siang, serta bisa menikmati nyenyaknya tidur di malam hari. Mungkin karena ibu tidak pernah mengeluh, dan dengan ikhlas melakukan itu semua *peluk ibu :’(

Setelah saya menjadi seorang ibu, barulah saya menyadari, bahwa ternyata menjadi ibu itu tidaklah semudah yang saya pikirkan. Ibu harus memikirkan bagaimana agar keluarganya bisa hidup sehat, membuat rumah menjadi tempat yang nyaman bagi keluarganya, mendidik dan merawat anak-anaknya, serta mengurus suaminya dengan baik. Terkadang sampai lupa untuk mengurus dirinya sendiri, atau tepatnya merasa tidak punya cukup waktu untuk ‘me time’ hehe. Saya masih ingat waktu kecil dulu, saya yang nakal suka bilang “kok ibu cerewet banget sih”, dan ibu saya hanya menjawab “kamu akan mengerti mengapa ibu cerewet jika kamu sudah jadi ibu nanti”.

Nah, sekarang saya mengerti mengapa ibu bilang begitu, hihi. Yup, menjadi ibu ternyata membuat saya sering mencemaskan segala sesuatunya, apalagi terhadap anak. Kalau anak main hujan, takut sakitlah, tidak boleh jajan sembaranganlah, cuci tangan dulu sebelum makan, dan banyak lagi kekhawatiran saya, yang dianggap sesuatu yang cerewet bagi anak saya :D Saya akhirnya mengalami juga apa yang dilalui oleh ibu saya dulu, hehe. Ternyata kesemuanya demi kebaikan, keselamatan, dan kesehatan saya juga. Ah, ibu :*

Tak lama lagi kita akan menyambut Hari Ibu, yang selalu diperingati setiap tanggal 22 Desember. Senang banget rasanya, di Hari Ibu ini, saya bisa bertemu langsung dengan ibu. Iyap, liburan akhir tahun ini saya berencana untuk mudik ke kampung halaman. Jadi saya bisa secara langsung memeluk dan mencium ibu, karena biasanya hanya lewat video call saja *duuh, jadi kangen nih! Nggak sabaran ingin cepat-cepat mudik :D Trus saya berpikir, apa yang akan saya berikan untuk ibu di Hari Ibu nanti ya? Hmm… walaupun ibu selalu saja bilang, bertemu dengan anak-anaknya, sudah merupakan hadiah terindah bagi ibu. Tapi, tetap saja ya, saya ingin memberikan sesuatu buat ibu :)

Nah, beberapa waktu lalu, saya kepikiran untuk memberikan sebuah mug cantik untuk ibu. Walaupun terlihat sederhana, namun saya pikir, saat ibu membuat susu menggunakan mug ini, tentu ibu akan langsung teringat pada saya, hehe. Ide ini terinsiprasi saat saya menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh Fonterra Indonesia, pada hari Selasa, 12 Desember 2017 kemarin, di Plataran Dharmawangsa Restaurat, Jakarta. Saat itu saya sempat terharu juga melihat Mba Ayu Dewi, yang menjadi MC acara tersebut, kompak hadir dengan ibunya dalam balutan baju berwarna ungu muda. Mereka berdua terlihat cantik :)


Menurut Mba Ayu, menjadi ibu itu memang ribet, tapi kita bahagia dan menikmati hal tersebut. Seorang ibu itu adalah sesuatu yang kompleks, hampir semua pekerjaan bisa dilakukan seorang ibu, mulai dari memasak hingga memperbaiki genteng yang rusak, hihi. Oya, pada acara ini hadir Ibu Rohini Behl, Technical Marketing Advisor, Fonterra Brands Indonesia, Ibu Ines Yumahana Gulardi, MSc, selaku Senior Nutrition Manager, Fonterra Brands Indonesia, Ibu Roslina Verauli, S.Psi, M.Psi, seorang Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, serta Ibu Kania Annisa, seorang Mompreneur dengan brand Chic and Darling.

Ibu Rohini
Di awal acara Ibu Rohini mengatakan bahwa ibu mempunyai sejumlah tanggung jawab di rumah, mulai dari merawat orangtua, suami, serta anak-anaknya, sehingga ibu menjadi sosok yang sangat penting dalam keluarga. Menyambut Hari Ibu nanti, Fonterra Indonesia yang merupakan penyedia nutrisi susu terpercaya di Indonesia, menggelar Kampanye “Best Mom Ever”, dengan tujuan dapat menginspirasi masyarakat, untuk bisa mempersembahkan hadiah bagi ibu mereka, baik dari hadiah yang paling sederhana, maupun yang mewah sekalipun, sebagai bentuk apresiasi mereka terhadap ibu.

Bicara mengenai nutrisi, maka sosok ibu sangat berperan penting dalam memberikan dan menyediakan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang bagi keluarganya, serta untuk dirinya sendiri. Menurut Ibu Ines, dalam hal nutrisi maka ibu berperan sebagai seorang ahli gizi di rumah, karena mulai belanja, memilih menu apa yang akan disajikan untuk keluarga, memasaknya, serta menghidangkannya, dikerjakan oleh ibu. “Menurut saya, sebaiknya semua ibu paling tidak mempunyai ilmu dasar mengenai nutrisi, dan mengerti makanan seperti apa yang baik untuk keluarganya. Paling nggak para ibu mengetahui tentang Piramida Makanan yang dikeluarkan oleh Kemenkes,” ujar Ibu Ines.

Ibu Ines
Ibu Ines pun menguji pengetahuan para ibu yang hadir mengenai Piramida Makanan. Seperti yang dikatakan oleh Mba Ayu, para ibu dengan kekuatan henponnya, langsung dengan cekatan browsing di internet, wakakaka. Para ibu ini sepertinya sudah dituntut atau terbiasa untuk banyak akal yaa XD Untunglah kelompok saya nggak menggunakan kekuatan henpon, dan kata Ibu Ines hampir ke semua kelompok jawabannya sudah benar, hehe. Kalau saya yang paling ingat dari Piramida Makanan adalah yang paling dasar itu semua jenis makanan yang mengandung karbohidrat, dan yang paling puncak adalah minyak, garam, dan gula, yang sebaiknya digunakan seperlunya saja. Pada tingkat kedua adalah buah dan sayuran, serta tingkat ketiga adalah semua makanan yang mengandung protein, baik hewani maupun nabati.

Gizi Seimbang
(credirt by Kemenkes)
Satu lagi pesan dari Ibu Ines, bahwa ibu sebaiknya membuat variasi menu makanan setiap harinya, agar anak bisa mengenal berbagai jenis makanan, dan tidak menjadi anak yang picky eater atau pilah pilih makanan. Buatlah menu makanan tersebut semenarik mungkin sehingga anak tertarik untuk mengkonsumsinya. Bagaimanapun juga satu jenis makanan saja (bagi anak yang picky eater), tidak akan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi pada anak. Padahal anak membutuhkan nutrisi yang lengkap dan seimbang, agar bisa bertumbuh dan berkembang secara optimal. So, apa yang dimakan oleh anak dan keluarga di rumah, berada ditangan seorang ibu ya :)  

Ibu Vera
Nah, Ibu Verauli atau yang akrab disapa Ibu Vera menjelaskan bahwa ibu beperan 2/3 kali lebih banyak dalam mengelola rumah tangga, serta dua kali lebih banyak dalam pengasuhan anak dibandingkan ayah. Baik ibu tersebut adalah seorang ibu pekerja, namun tetap saja peran ibu di rumah tidak akan berkurang. Ibu pekerja tetap saja yang mengurus rumah, menyediakan makanan, mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga, dan merawat anak-anaknya (dan ini saya alami sendiri, hehe). Kecuali kalau memang menggunakan asisten rumah tangga ya, tapi pada intinya tetap saja ibu menjadi pengambil keputusan dalam menentukan apa saja yang boleh dan tidak boleh dalam urusan rumah.

Menurut Ibu Vera lagi, ibu merupakan pusat emosi. Nah lho! Iyap, maksudnya, status emosi ibu sangat mempengaruhi kesejahteraan emosional keluarga secara keseluruhan. Makanya, jangan bikin ibu uring-uringan dan emosi yaa, nanti bisa berabe semua urusan di rumah, wakaka…. Etapi pusat emosi di sini bisa juga berarti bahwa ibu menjadi pendengar yang baik bagi keluarganya lho! Iyaa, jadi tempat curhat gitu deh. Ibu sebaiknya memahami pikiran dan perasaan anak dan pasangannya, serta dapat memberikan dukungan juga, sehingga keluarganya merasa nyaman. Nah, untuk itulah agar emosi ibu bisa tetap positif, bisa tetap bahagia, maka ibu perlu apresiasi diri.


Nah, untuk mengapresiasi para ibu tangguh ini, Fonterra Indonesia meluncurkan Kampanye ‘Best Mom Ever’, sekaligus dalam rangka menyambut Hari Ibu. Best Mom Ever itu adalah ibu yang selalu menjaga dirinya sendiri dan keluarganya agar tetap sehat, aktif, dan produktif. Bersamaan dengan itu, Fonterra Indonesia bekerja sama dengan Chic and Darling kepunyaannya Ibu Kania, mengeluarkan mug eksklusif ‘Best Mom Ever’, dengan empat jenis desain. Mug-mug cantik ini bisa diperoleh dengan cara membeli Anmum Materna dan Lacta 400 gr (rasa coklat), Anlene Gold 650 gr (rasa coklat, vanilla, dan original), dan Anchor Boneeto 700 gr (rasa coklat dan vanilla). Bulan Desember ini sudah tersedia di berbagai toko di Jakarta dan kota besar lainnya, serta di Lazada dan Shopee ya. Saya mau koleksi keempat mug nya ah, ntar dikasih ke ibu, sekalian dengan susu Anlene kesukaan ibu. Selamat hari Ibu ya Bu :* (selamat Hari Ibu juga buat diri sendiri dan juga para ibu semuaa :D)


Foto : Pribadi


  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. karena ibu berhak mendapatkan apresiasi dmei kesehatan jiwa, sehat lahir dan batinnya ya mba :)

    Fonterra memahami sekali akan peranan ibu yang multitalented, dan pusat emosi...Semoga dengan adanya campaign Best Mom Ever ini makin banyak Ibu-ibu yang bahagia dan menghargai dirinya ya karena lewat ibu tumbuhlah generasi yang maju dan cerdas.

    BalasHapus