Masih
hangat cerita tentang mesin kopi seri manual yang saya tuliskan beberapa waktu
lalu, sehangat kopi dan teh yang sekarang selalu tersaji di rumah. Tak hanya
kopi dan ceritanya saja yang hangat, bahkan keluarga saya juga semakin hangat
sejak ada Nescafe Dolce Gusto Piccolo Coffee Maker. Hampir setiap pagi dan sore
atau malam hari, saya dan keluarga menikmati waktu bersama, walaupun itu hanya
beberapa menit saja.
Saya tuh nggak coffee addict sih sebenarnya, tapi suami saya tuh yang pencinta
kopi. Cuma sesekali saya suka kangen juga minum kopi, apalagi kalau lagi
nongkrong bareng teman kerja. Kopinya juga milih-milih, pengennya kopi yang
buatan di cafe-cafe gitu, hehe. Etapi emang beda sih rasanya, kopi buatan di cafe
sama yang buatan sendiri *ya iyalaah :D Sampai beberapa waktu yang lalu, saya
baca status salah seorang teman di media sosial yang ngasih info pengalamannya
menggunakan Mesin Kopi Nescafe Dolce Gusto.
Awalnya saya nggak gitu tertarik tentang mesin
kopi ini, saya pikir jika hanya untuk bikin kopi doang mah, nggak usah lah ya,
mending beli kopi aja di cafe :D. Eh, setelah dibaca lagi dengan seksama
informasinya, ternyata Mesin Nescafe Dolce
Gusto tidak hanya untuk kopi saja, tapi bisa untuk minuman coklat dan teh juga,plus rasanya – yang katanya, seperti
minuman racikan barista gitu *baru deh saya
mulai tertarik.