Mengapa
sawit rakyat harus diselamatkan? Apakah kondisinya saat ini sedang terancam?
Apa yang mengancamnya? Lalu langkah apa yang sebaiknya kita lakukan untuk
menyelamatkannya? Semua pertanyaan ini berkecamuk dipikiran saya. Menurut saya,
sawit ini prospeknya sangat besar. Tahu sendiri kan, apa saja manfaat sawit
jika sudah diolah nantinya. Yup,
sawit bisa diolah sebagai minyak goreng, campuran bahan bakar biodiesel, bahan
pelumas, bahan kosmetik, bahan pembuatan cat, dan banyak lagi yang lainnya.
Selain
dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik, kelapa sawit mentah maupun yang sudah
dalam bentuk olahan juga diekspor ke luar negeri. Dengan begitu bisa dibayangkan
berapa besar sumbangan sawit bagi devisa negara. Hingga saat ini, sawit
termasuk salah satu penyumbang terbesar terhadap PDB Nasional. Seperti yang
saya kutip dari bisnis.com – Bapak Bambang, Dirjen Perkebunan Kementerian
Pertanian mengatakan bahwa di tahun 2016 lalu, sektor perkebunan memberikan
sumbangan sebesar 429 triliun rupiah terhadap PDB Nasional – jumlah yang lebih
besar dibandingkan sektor minyak dan gas, yang nilainya hanya 365 triliun
rupiah. Salah satu dari 15 komoditas hasil kebun yang menjadi peyumbang terbesar
tersebut adalah kelapa sawit.


