Selasa, 17 Januari 2017

Yuk, Hidup Sehat dengan Melakukan GERMAS

Ada yang berbeda di Kantor Kementerian Kesehatan RI tatkala saya menjejakkan kaki di sana. Yup, ada keramaian yang saya lihat pagi itu. Kalau kegiatan olahraga seperti senam, sudah sering saya lihat setiap kali melintas di depan Kemenkes, Kuningan Jakarta ini. Namun di Jumat pagi itu, saya melihat beberapa tenda yang berderet di tepi sepanjang lapangan parkir. Apakah sedang ada bazar?


Belum terjawab pertanyaan ini, saya pun melangkahkan kaki ke arah teman-teman blogger lain yang sedang melakukan registrasi. Pagi ini, tepatnya pukul 06.30 WIB, tanggal 13 Januari 2016, saya bersama dengan rekan blogger yang lain memenuhi undangan dari Kemenkes agar datang ke Gedung Kemenkes di daerah Kuningan, untuk mengikuti Gerakan Masyarakat Hidup  Sehat (GERMAS).

Setelah masing-masing blogger dibagikan kaos beraneka warna sesuai dengan warna yang terdapat pada logo GERMAS, saya pun menuju lapangan untuk mengikuti senam bersama, yang dipandu oleh seorang instruktur senam. Lapangan dipenuhi oleh pegawai Kemenkes, pegawai dari gedung sebelah, blogger, bahkan masyarakat umum, yang dengan semangatnya mengikuti gerakan senam dari instruktur. Namun ada juga beberapa orang yang memilih bermain bola pingpong.


Usai senam, beberapa peserta menuju ke sebuah meja yang menyediakan bubur kacang hijau secara gratis, beberapa lagi menuju ke meja pemeriksaan kesehatan, dan yang lain menuju ke deretan tenda-tenda yang saya lihat tadi. Sementara itu para blogger diajak berkumpul dan duduk santai untuk berbincang-bincang dengan Menteri Kesehatan, Ibu Nila Moeloek.

Bincang-bincang bersama Ibu NiLa Moeloek
Acaranya benar-benar santai dan terasa hangat. Ibu Menteri duduk bersama blogger dan menyapa dengan ramahnya. Ibu Nila pun menjelaskan bahwa saat ini Kemenkes sedang menggiatkan program sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS. GERMAS ini ada 3 yaitu gerakan fisik, makanan yang sehat, dan memeriksakan kesehatan secara teratur.

Untuk gerakan fisik, seperti tadi yang sudah dilakukan bersama yaitu olahraga seperti senam, marathon, renang, dan olahraga lainnya. Untuk makanan sehat, di lingkungan sekitar Kementerian Kesehatan disosialisasikan dengan cara mendatangkan para penjual buah, sayur, dan makanan sehat lainnya.

Rupanya inilah saya lihat saat pertama memasuki gedung Kemenkes tadi. Ternyata tenda-tenda ini disediakan bagi para penjual sayur, buah, dan makanan sehat lainnya. Produk yang dijual merupakan produksi asli dari petaninya langsung. Tadi di pojokan lapangan saya juga melihat ada beberapa meja yang diisi oleh para dokter, yang akan memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi masyarakat yang datang.

“Sebenarnya ini bukan hanya peran dari Kemenkes saja, namun juga semua lintas sektor lainnya. Jadi kalau kita sudah olahraga, makan makanan yang sehat, tapi tidak punya air bersih, kita semua bisa kesulitan, dan tetap saja kena penyakit. Karena itu Kemenkes perlu bekerjasama dengan Kementerian PUPR, Kementerian Desa, dan lainnya,” jelas Ibu Nila Moeloek.

Ibu Nila berharap kementerian lagi juga ikut untuk membangun bangsa ini menjadi bangsa yang sehat, karena kita tentu ingin agar SDM kita menjadi lebih berkualitas. Dengan makan makanan yang sehat dan bergizi, misalnya untuk ibu hamil, tentu akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas nantinya.  Dengan tubuh yang sehat dan otak yang cerdas, kita tentu bisa menjadi negara yang kuat.

Jadi setiap Jumat, mulai dari pukul 06.30 WIB di lapangan Kemenkes dilakukan senam bersama. Masyarakat umum diperbolehkan untuk ikut serta. Sedangkan saat ini, untuk pasar sayur dan buah baru diadakan 1 bulan sekali, itu pun sampai pukul 10.00 WIB. Pasar ikan juga ada setiap Jumat, dan di buka pada siang harinya.


GERMAS ini sebenarnya sudah diluncurkan oleh Kemenkes dan Bappenas pada bulan April 2016 lalu di Bantul, Yogyakarta. Pada acara tersebut hadir semua kementerian yang bekerjasama dengan Kemenkes seperti Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Budaya, Menteri PUPR, dan Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Karena GERMAS ini sudah resmi diluncurkan, maka semua dinas kesehatan, baik di pusat, provinsi dan kebupaten yang ada di seluruh Indonesia, diharapkan sudah melakukan GERMAS. Ibu Nila juga berharap, GERMAS ini dilakukan di kementerian lainnya. Untuk mendukung hal ini, Kemenkes melalui Sekjennya sudah menyerahkan alat pengukur tekanan darah ke semua kementerian.

Jika mau sehat tentu harus ada kemauan dan tekad dari diri sendiri. Bukan hanya tugas dari Kemenkes saja. Kemenkes hanya mendorong agar masyarakat mau hidup sehat, salah satu caranya adalah dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Untuk bisa mencapai hidup sehat tidak mahal. Untuk gerakan, seperti senam bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, tanpa menggunakan alat apapun. Begitupun dengan makan makanan sehat. Banyak pilihan makanan sehat seperti sayur dan buah yang murah. Sedangkan untuk pengecekan kesehatan bisa dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan milik pemerintah, seperti Puskemas. Yang penting ada kemauan. Jadi untuk dapat hidup sehat itu sangatlah mudah :) 


Foto : Pribadi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar