Senin, 29 Agustus 2016

Jelajahi Sudut Utara Kota Jakarta, Dari Kuliner Uniknya Hingga Kemewahan di Grand Whiz Kelapa Gading

Sudah dua bulan belakangan ini, saya dan beberapa teman blogger merencanakan ingin backpackeran ke luar negeri. Namun rencana tinggal rencana, belum juga bisa terealisasikan karena kesibukan masing-masing. Saat yang satu sedang luang waktunya, eh yang lain malah lagi sibuk-sibuknya dengan kerjaannya, begitupun sebaliknya. Latar belakang profesi kami yang berbeda-beda membuat kami sedikit kerepotan menemukan waktu yang cocok.

Padahal kami sama-sama ingin melepaskan penat dari rutinitas sehari-hari dengan piknik, atau sekedar jalan-jalan ke tempat yang kami anggap bisa membuat kami fresh kembali. Dari yang semula ingin backpakeran ke luar negeri, mulai kami persempit dengan jalan-jalan ke salah satu wilayah di timur Indonesia. Gagal, akhirnya direncanakan lagi dengan acara kemping di Kepulauan Seribu. Bahkan saking inginnya kami bersua sambil berbincang-bincang dan menikmati alam, salah seorang teman menyarankan untuk piknik di salah satu setu yang ada di Jakarta Selatan. Huff, namun kami selalu saja terbentur dengan ketidak cocokan waktu *sedih.

Minggu kemarin, teman kerja saya yang tinggal di Kelapa Gading, Jakarta Utara mengajak saya mampir ke rumahnya. Saya yang tinggal di selatan kota Jakarta memang jarang sekali main ke daerah Jakarta Utara, palingan mainnya cuma ke Ancol saja, hehe….

Seingat saya dulu Kelapa Gading ini kalah ramai dengan kawasan Pluit. Namun sepertinya kini sudah tertata dengan baik dan berkembang cukup pesat. Sejak dikembangkan oleh perusahaan property Summarecon Agung, yaitu sejak tahun 1975, Kelapa Gading telah menjadi sebuah kawasan mandiri di Jakarta. Oya, saya pernah dengar bahwa pemerintah setempat ingin menjadikan Kelapa Gading seperti Negara Singapura, karena di Kelapa Gading ini akan menyediakan berbagai kebutuhan secara lengkap, seperti tempat tinggal, pakaian, otomotif, makanan, film, pendidikan, dan juga sentra bisnis.

Nah, bicara mengenai pusat perbelanjaan, Mall Kelapa Gading merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta Utara. Luasnya saja mencapai 150.000 M2. Dulu, pusat perbelanjaan yang berdiri tahun 1990 ini bernama Plaza Kelapa Gading, dan luasnya hanya 32.000 M2. Baru pada tahun 2003 pusat perbelanjaan ini dikembangkan lagi hingga memiliki luas 150.000 M2.

Tidak hanya Pusat perbelanjaan seperti Mall Kelapa Gading, perkembangan  yang cukup pesat di Kelapa Gading diimbangi pula dengan banyaknya restoran yang menyediakan menu-menu yang lezat dan beragam.  Ini bisa dilihat dengan ramainya para pecinta kuliner yang datang berkunjung ke Kelapa Gading. Teman saya pun memberitahukan beberapa restoran yang patut dikunjungi karena menyediakan kuliner yang unik dan lezat di Kelapa Gading.

Kedai Abnormal

Mendengar nama abnormal, yang kebayang pastilah menu makanannya yang terbuat dari bahan yang gak normal nih! Iya kaan! :D Namun ternyata, tempat makan yang terletak di Jalan Boulevard Raya RA/21 Kelapa Gading ini menyajikan berbagai menu makanan yang sering ditemui kok! Yang bikin kedai ini unik adalah cara pengolahan makanannya yang tidak biasa.

Menu andalan di Kedai Abnormal adalah roti bakar dan mie instant. Roti bakar dan mie instant-nya disajikan dengan topping yang beragam. Uniknya lagi, mie instant-nya tidak dihidangkan di sebuah mangkuk, seperti yang biasa kita temui, tapi dihidangkan dalam sebuah wajan/penggorengan berukuran kecil.

Selain roti bakar dan mie instant, ada lagi menu favorit di kedai ini yaitu roti goreng yang dibentuk menyerupai chicken katsu. Saus untuk menyantapnya juga tersedia berbagai varian, salah satu yang menjadi favorit pengunjung adalah ovomaltine, hmmm yummy! Kedai Abnormal katanya buka tiap hari, mulai dari pukul 19.00 hingga jam 02.00 dini hari. Harga makanan dan minuman di kedai ini juga cukup murah yaitu berkisar Rp 20.000 – Rp 40.000 per orang.

Credit by olinep.blogspot.com

Bong Kopitown

Yang kedua adalah Bong Kopitown. Kata teman saya, restoran yang satu ini memiliki sensasi dan suasana yang berbeda. Pernah nggak ngebayangin menjadi penghuni penjara? Nah, restoran ini menawarkan sensasi makan di dalam penjara! Serem ya? Kata teman saya, nggak kok! Buktinya tempat makan yang terletak di Jalan Boulevard Raya Ruko Blok PD 1 Nomor 5-6 Kelapa Gading ini ramai dikunjungi oleh para pecinta kuliner.

Desain interior restoran yang unik dengan jeruji besi, seperti berada di penjara menjadi salah satu daya tarik restoran ini hingga ramai didatangi oleh pengunjung. Bahkan Bong Kopitown sudah memiliki beberapa cabang, diantaranya di Summarecon Mall Bekasi, Sudirman City Walk, Supermall Karawaci, dan sampai juga di Yogyakarta.

Menu makanan yang terdapat di restoran ini adalah menu-menu tradisional Indonesia, seperti siomay, roti panggang, dan yang paling hits adalah nasi penjara. Jadi pengen coba, hehe….

Credit by blog.goindonesia.com

Selain tempat wisata kuliner yang unik, seperti Kedai Abnormal dan Bong Kopitown, di kelapa Gading ini juga terdapat berbagai hotel mewah. Salah satunya adalah Grand Whiz Hotel Kelapa Gading. Hotel ini  berlokasi  di Jalan Bukit Gading Raya Kavling 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan desain bangunan yang cukup modern serta fasilitas yang cukup lengkap.

Lokasi hotel ini pun cukup strategis, dekat dengan beberapa tempat menarik, seperti Mall Kelapa Gading yang jaraknya tidak sampai 1,5 km, serta Kelapa Gading Sport Mall yang jaraknya tidak sampai 1 km. Kamar hotelnya membuat nyaman para pengunjungnya, salah satunya adalah teman saya ini nih. Katanya ia yang pernah menginap di hotel tersebut, saat ia menemani keluarga besar papa nya yang menginap di Grand Whiz Hotel.  Ada hiasan berupa lukisan abstrak yang menambah kesan modern hotel itu, jelas teman saya lagi.



Fasilitas penunjang lainnya yang bisa dinikmati adalah seperti spa dan sauna, restoran, serta bar. Lalu dengan adanya sebuah taman di hotel ini, nuansa modern yang cukup kuat dapat menambah sedikit kesan alami pada hotel ini. So, hotel ini merupakan salah satu pilihan cerdas saat mencari hotel dekat Mall Kelapa Gading, kata temanku.

Saya yang cuma sempat mampir sebentar di rumah teman, jadi mupeng untuk mencoba datang ke tempat-tempat yang dikatakan teman saya tadi. Hmm… mungkin ide ini bisa saya sampaikan pada teman-teman saya. Kita bisa rame-rame menginap di Hotel, ngobrol-ngobrol di sana, kemudian wisata kuliner plus cuci mata mata di mal, hehe…. Mending saya ceki-ceki dulu harga hotelnya, cari yang diskonan atau lagi promo. Eh, jika ada yang mau, bisa lho dapatkan diskon hotel di Jakarta pada tanggal-tanggal tertentu. Jadi gak sabaran ingin cepat-cepat terealisasi nih rencananya. Moga kali ini deal! :)


6 komentar:

  1. Kelapa Gading memang menawarkan kehidupan kelas atas, selalu mupeng kalau lewat daerah sana mbak.

    BalasHapus
  2. ih mantap sekali ya, pernah sih ke daerah sana tapi belum pernah menyicipi semua ini

    BalasHapus
  3. Hahaha...kendala orang kerja gitu ya Mbak. Jangankan itu, lah saya satu kerjaan beda department aja kesulitan menemukan waktu yang cocok semua. Backpack ke luar negeri pun cuma melayang-layang dlm impian..xixi. Btw, upnormal skrg disajiin dlm wajan ya Mbak?

    BalasHapus
  4. waww, makan dan halan-halan sapa bisa nolak :)

    BalasHapus
  5. Waaaah aku baru tau ada kedai abnormal, di cempaka putih sini namanya upnormal. Beda-beda dikit namanya tapi makanannya mirip-mirip.. Hihihiii

    BalasHapus
  6. penasaran sama bong kopitown-nya, lagi ngehits sekarang. tapi belum pernah masuk kesitu.

    Kapan kapan coba ah :)

    BalasHapus